Apa itu Latency Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mengalami kejadian menyebalkan saat bermain game online di mana karakter Anda bergerak patah-patah, atau saat melakukan video call suara lawan bicara terdengar terlambat beberapa detik? Dalam dunia teknis, musuh utama di balik masalah ini bukanlah kecepatan internet yang lambat, melainkan Latency.

Banyak pengguna internet sering menyamakan latency dengan bandwidth, padahal keduanya adalah dua variabel yang sangat berbeda. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu latency secara ilmiah namun mudah dipahami, penyebabnya, serta bagaimana cara mengatasinya agar koneksi Anda kembali lancar.

Apa itu Latency?

Secara sederhana, Latency adalah jeda waktu yang dibutuhkan data untuk berpindah dari satu titik ke titik lain.

Secara ilmiah, latency didefinisikan sebagai total waktu (delay) yang diperlukan oleh sebuah paket data untuk melakukan perjalanan dari sumber (perangkat Anda) menuju tujuan (server), lalu server memproses permintaan tersebut, hingga akhirnya data respon pertama diterima kembali oleh perangkat Anda. Satuan ukur yang digunakan untuk latency adalah milidetik (ms).

Analogi Sederhana

Bayangkan Anda sedang mengirim surat:

  • Bandwidth adalah lebar jalan raya yang dilalui truk pos.
  • Latency adalah waktu tempuh truk pos dari rumah Anda ke kantor pos dan kembali lagi ke rumah Anda.

Meskipun jalan rayanya sangat lebar (Bandwidth besar), jika jarak kantor pos sangat jauh atau truknya terjebak macet, surat balasan akan tetap lama sampai (Latency tinggi).

Sumber: Shutterstock cara bekerja server

Penyebab Latency Tinggi (Lag)

Kenapa latency bisa tinggi? Dalam istilah teknis jaringan, tingginya latency sering disebut sebagai High Latency atau yang populer dikenal sebagai Lag. Berikut adalah penyebab ilmiah utamanya:

1. Jarak Fisik (Geografis)

Ini adalah faktor fisika dasar. Data merambat melalui kabel serat optik dengan kecepatan cahaya. Semakin jauh jarak antara Anda dan server (misalnya Anda di Jakarta mengakses server di New York), semakin lama waktu yang dibutuhkan data untuk bolak-balik.

2. Media Transmisi (Kabel vs WiFi)

Koneksi nirkabel (WiFi) cenderung memiliki latency lebih tinggi dibandingkan koneksi kabel (LAN/Ethernet). Sinyal WiFi harus melayang di udara dan menembus tembok, yang menyebabkan paket data rawan mengalami gangguan (interference) dan packet loss.

3. Kemacetan Jaringan (Network Congestion)

Sama seperti jalan tol di jam sibuk, jika terlalu banyak data yang mencoba melewati router atau node jaringan pada saat bersamaan, data harus “antre” untuk diproses. Antrean inilah yang menambah durasi delay.

4. Kualitas Router

Router tua atau yang spesifikasinya rendah mungkin tidak mampu memproses lalu lintas data dengan cepat, menyebabkan “kemacetan” internal sebelum data bahkan sempat dikirim ke internet.

Cara Mengukur Latency

Anda bisa mengetahui angka latency koneksi Anda dengan mudah menggunakan perintah PING.

  • Latency Rendah (Desirable): Di bawah 50ms. Sangat bagus untuk game online kompetitif.
  • Latency Sedang: 50ms – 100ms. Cukup untuk browsing dan streaming.
  • Latency Tinggi (Lag): Di atas 150ms. Akan terasa lambat saat video call atau gaming.

Cara Mengatasi Latency Tinggi

Jika Anda merasakan koneksi lambat meski paket internet Anda besar, cobalah langkah-langkah berikut untuk memangkas latency:

  1. Gunakan Kabel LAN (Ethernet): Mengganti WiFi dengan kabel adalah cara paling efektif dan instan untuk menurunkan latency secara drastis karena jalur data menjadi lebih stabil.
  2. Tutup Aplikasi Latar Belakang: Aplikasi yang berjalan di background (seperti auto-update Windows atau unduhan torrent) memakan bandwidth dan membuat antrean data. Matikan yang tidak perlu.
  3. Restart Router: Terkadang, router hanya butuh penyegaran untuk menghapus cache yang menumpuk dan memperbaiki jalur routing data.
  4. Gunakan CDN (Untuk Pemilik Website): Jika Anda mengelola website, gunakan Content Delivery Network (CDN). CDN menyimpan salinan data website Anda di berbagai server di seluruh dunia, sehingga pengunjung akan mengakses data dari server terdekat dengan lokasi mereka, memangkas jarak fisik secara signifikan.

Kesimpulan

Latency adalah indikator krusial dalam kenyamanan berinternet yang sering diabaikan dibandingkan kecepatan (Mbps). Memahami bahwa latency berkaitan dengan “waktu tempuh” dan bukan “kapasitas”, akan membantu Anda mendiagnosis masalah jaringan dengan lebih tepat.

Bagi gamers maupun pebisnis online, menjaga latency tetap rendah adalah kunci untuk mendapatkan pengalaman real-time yang mulus tanpa hambatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *